BERITA WORLD CUP 2010
Kanselir Jerman Angela Merkel berteriak gembira ketika Thomas Mueller mencetak gol ke gawang Argentina pada laga perempat final di Stadion Green Point, Cape Town. Jerman menang 4-0 dan lolos ke semifinal. Di sisi kiri, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.
Senin,5 Juli 2010 | 05:17 WIB
Kali Ini Spanyol "Underdog"

Ketika Jerman mencukur Australia 4-0 pada laga perdana, tabloid terbitan Jerman, ”Bild”, menulis ”headline”, ”We are going to blow you away” (Kami akan membuat kalian pergi). Sebagian masyarakat Jerman cuma memandang sinis judul berita itu dan menilai analisis yang kepagian. Namun, ketika skuad tim ”Panser ” melumat Inggris 4-1 dan menghabisi Argentina 4-0, orang Jerman membusungkan dada.

Orang Jerman memang layak bangga dengan tim nasionalnya. Jerman tampil sangat meyakinkan dan memiliki kinerja tim yang nyaris sempurna.

Mereka tidak hanya hebat dalam bertahan, tetapi juga sangat lihai mencetak gol. Sejauh ini, Jerman menjadi tim yang paling produktif dengan 13 gol dari lima pertandingan.

Bandingkan dengan tim semifinalis lainnya, seperti Belanda (9 gol), Uruguay (7 gol), dan Spanyol (6 gol).

Mengapa Jerman bisa sangat produktif? Ini karena Jerman selalu memulai pertandingan dengan baik dalam tempo cepat dan bermain efektif.

”Poin khusus bagi pemain Bayern Muenchen yang tampil bagus dan mereka tajam. Mereka adalah inti dari tim Jerman,” kata Juergen Klinsmann, mantan pelatih Jerman yang posisinya diambil alih Joachim Loew, kepada BBC.

Merujuk pernyataan Klinsmann, di tim inti Jerman setidaknya ada empat pemain Bayern Muenchen. Mereka adalah kapten Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger, Miroslav Klose, dan Thomas Mueller. Dua pemain terakhir sama-sama sudah mencetak empat gol untuk Jerman.

Seusai mengalahkan Argentina, Loew juga terang-terangan memuji Bastian Schweinsteiger. ”Permainan Bastian fantastis. Dia pekerja keras, mampu menutup area dan mengorganisasi serangan tim dengan sangat baik. Sangat jarang ada pemain gelandang yang bisa bermain seperti levelnya,” ujar Loew.

Seperti ditulis Bild, masyarakat Jerman sangat yakin bahwa tim yang dilatih Loew bisa membawa kejayaan. Jerman terakhir kali juara dunia tahun 1990 di Italia.

Untuk mencapai mimpi itu, Jerman tinggal menapak dua langkah lagi. Langkah pertama menghadapi Spanyol di babak semifinal yang akan berlangsung di Stadion Durban, Rabu (7/7).

Berbeda dengan Jerman, penampilan Spanyol sejauh ini masih belum meyakinkan. Meski selalu bermain atraktif, juara Eropa 2008 ini belum menunjukkan superioritasnya. Padahal, lawan-lawan yang dihadapi Spanyol juga bukan tim unggulan utama.

Pada babak penyisihan, Spanyol bahkan sempat kalah dari Swiss 0-1 sebelum menang atas Honduras 2-0 dan menang atas Cile 2-1. Spanyol baru menghadapi lawan lebih sepadan di perdelapan final melawan Portugal, yang mereka kalahkan 1-0.

Pada Sabtu kemarin, Spanyol juga hanya bisa menang tipis 1-0 atas Paraguay di babak perempat final. ”Kami tidak bermain dengan baik, terutama karena kami tidak mendapatkan cukup bola,” kilah Pelatih Spanyol Vicente del Bosque.

Pertemuan antara Jerman dan Spanyol merupakan yang pertama sejak final Piala Eropa tahun 2008. Ketika itu, Spanyol yang sejak awal turnamen diunggulkan meraih gelar dengan mengalahkan Jerman 1-0 melalui gol Fernando Torres.

Namun, gelandang Andres Iniesta menegaskan, duel kali ini akan berbeda. ”Kami akan menghadapi Jerman lagi. Bagi saya, pertarungan dua tahun lalu tidak memberi pengaruh pada pertemuan kali ini. Jerman tampil brilian di Piala Dunia. Mereka tak hanya meraih hasil gemilang, tetapi penampilannya juga luar biasa,” puji Iniesta yang menjadi pemain terbaik pada laga melawan Paraguay.

Menurut Iniesta, kemenangan telak atas Argentina telah menaikkan semangat dan moral tim Jerman. Namun, Iniesta tetap optimistis Spanyol kembali mengalahkan Jerman.

”Kesuksesan itu memberi motivasi luar biasa bagi Jerman. Namun, kami juga tengah mencapai performa terbaik. Kami juga ingin melangkah lebih jauh lagi. Ini akan menjadi pertandingan dua tim yang memiliki keunggulan dalam penguasaan bola. Ini akan menjadi pertandingan besar,” ujar gelandang Barcelona ini.

Namun, tidak seperti Iniesta, Del Bosque justru menilai lawannya lebih favorit. ”Jerman tim terbaik saat ini. Kami seperti tim underdog,” ujarnya. (OTW)

 




Dibaca: 22
29 Juni 21:00 WIB FT Result
Paraguay Paraguay 5 ( 0 )
Jepang Jepang 3 ( 0 )
30 Juni 01:30 WIB FT Result
Spanyol Spanyol 1 ( 0 )
Portugal Portugal 0 ( 0 )
2 Juli 21:00 WIB FT Result
Belanda Belanda 2 ( 0 )
Brasil Brasil 1 ( 1 )
3 Juli 01:30 WIB FT Result
Uruguay Uruguay 5 ( 0 )
Ghana Ghana 3 ( 1 )
3 Juli 21.00 WIB FT Result
Argentina Argentina 0 ( 0 )
Jerman Jerman 4 ( 1 )
4 Juli 01.30 WIB FT Result
Paraguay Paraguay 0 ( 0 )
Spanyol Spanyol 1 ( 0 )
7 Juli 01.30 WIB FT Result
Uruguay Uruguay 2 ( 1 )
Belanda Belanda 3 ( 1 )
8 Juli 01.30 WIB FT Result
Jerman Jerman 0 ( 0 )
Spanyol Spanyol 1 ( 0 )
11 Juli 01.30 WIB FT Result
Uruguay Uruguay 2 ( 1 )
Jerman Jerman 3 ( 1 )
12 Juli 01.30 WIB FT Result
Belanda Belanda 0 ( 0 )
Spanyol Spanyol 1 ( 0 )
TOP SCORES
Player Goal
David Villa 5
Wesley Sneijder 5
Diego Forlan 5
Thomas Muller 5
Gonzalo Higuain 4
Robert Vittek 4
Miroslav Klose 4
Luis Suarez 3
Luis Fabiano 3
Landon Donovan 3
Lukas Podolski 3
Asamoah Gyan 3
Robinho 2
Arjen Robben 2
Carlos Tevez 2
Sent from XL BlackBerry Powered by JARINGAN HANDAL 

Share on Facebook
A A A
komentar anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Nama Mbombela diambil dari bahasa lokal Swasti yang berarti banyak orang berkumpul ditempat kecil
1978: Kontroversi yang Menenteramkan
UNTUK pertama kalinya, setelah 16 tahun, Piala Dunia 1978 kembali digelar di Amerika Selatan, tepatnya di Argentina...